Jelang tampil di turnamen sepakbola paling bergengsi di Asia Tenggara, Piala AFF 2018 bulan November mendatang, tim nasional Indonesia akan melakukan laga uji kontra Mauritius.
Sejumlah pemain pun dipanggil untuk membela Tim Garuda. Mayoritas pilar yang dipilih tersebut merupakan pemain yang memperkuat timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 lalu.
Seperti dilansir indosport.com (06/09/2018), beberapa pemain senior pun turut pula dipanggil guna menambah kekuatan Tim Garuda. Berikut daftar lengkap skuat Indonesia yang akan dipersiapkan menghadapi Mauritius.
Kiper: Andritany (Persija), Awan Setho (Bhayangkara)
Belakang: Gavin Kwan (Barito), Putu Gede (Bhayangkara), Rezaldi H (Persija), Ricky Fajrin (Bali Utd), Hansamu Yama (Barito), Fachruddin (Madura Utd), Bagas Adi (Arema)
Tengah: Hargianto (Bhayangkara), Evan Dimas (Selangor), Hanif Sjahbandi (Arema), Zulfiandy (Sriwijaya), Septian David (Mitra Kukar)
Depan: Riko Simanjuntak (Persija), Rizky Pora (Barito), Dedik Setiawan (Arema), Irfan Jaya (Persebaya), Saddil Ramdani (Persela), Febri Haryadi (Persib), Stefano Lilipaly (Bali Utd), Beto Goncalves (Sriwijaya).
Para pemain yang dipanggil tersebut nantinya akan menjadi kerangka utama skuat Tim Garuda di Piala AFF 2018. Namun, jika melihat daftar pemain di atas, publik sepakbola nasional patut cemas.
Pasalnya, terdapat dua nama pemain yang menjadi pembawa apes bagi timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.
Pertama adalah Rezaldi Hehanusa, pemain yang beroperasi sebagai bek kiri. Di Asian Games lalu tak terhitung berapa kali Rezaldi membuat kesalahan saat melepaskan umpan. Belum lagi ia sering gagal menutup pergerakan lawan di areanya.
Hal tersebut diperparah lagi dengan sering memaksakan tendangan tak terarah yang berujung kehilangan momentum serangan bagi Indonesia.
Tak heran pelatih Luis Milla sampai mencadangkannya di laga pamungkas Indonesia kontra Uni Emirat Arab. Milla tampaknya sudah gerah dengan performa buruk Rezaldi.
Kedua ialah penjaga gawang Andritany Ardhiyasa. Kesialan yang dibawanya sudah jelas paling fatal. Bagaimana bisa sekaliber kiper utama tim nasional Indonesia tak bisa menepis satu pun tendangan penalti dari tujuh eksekusi yang dihadapi.
Seperti diketahui, di laga fase 16 besar Asian Games Garuda Muda harus takluk dari UEA melalui drama adu penalti. Di babak tos-tosan penjaga gawang Persija Jakarta tersebut gagal menghalau sebiji pun sepakan penalti lawan.
Di waktu normal juga dua gol yang bersarang ke gawang Andritany berasal dari titik putih pula.
Sudah jelas jika kedua pemain tersebut tetap dipanggil hingga Piala AFF 2018 dan dimainkan sebagai pilar inti, mimpi Indonesia untuk mengangkat trofi AFF untuk pertama kalinya bisa pupus.
Sumber
Sejumlah pemain pun dipanggil untuk membela Tim Garuda. Mayoritas pilar yang dipilih tersebut merupakan pemain yang memperkuat timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018 lalu.
Seperti dilansir indosport.com (06/09/2018), beberapa pemain senior pun turut pula dipanggil guna menambah kekuatan Tim Garuda. Berikut daftar lengkap skuat Indonesia yang akan dipersiapkan menghadapi Mauritius.
Kiper: Andritany (Persija), Awan Setho (Bhayangkara)
Belakang: Gavin Kwan (Barito), Putu Gede (Bhayangkara), Rezaldi H (Persija), Ricky Fajrin (Bali Utd), Hansamu Yama (Barito), Fachruddin (Madura Utd), Bagas Adi (Arema)
Tengah: Hargianto (Bhayangkara), Evan Dimas (Selangor), Hanif Sjahbandi (Arema), Zulfiandy (Sriwijaya), Septian David (Mitra Kukar)
Depan: Riko Simanjuntak (Persija), Rizky Pora (Barito), Dedik Setiawan (Arema), Irfan Jaya (Persebaya), Saddil Ramdani (Persela), Febri Haryadi (Persib), Stefano Lilipaly (Bali Utd), Beto Goncalves (Sriwijaya).
Para pemain yang dipanggil tersebut nantinya akan menjadi kerangka utama skuat Tim Garuda di Piala AFF 2018. Namun, jika melihat daftar pemain di atas, publik sepakbola nasional patut cemas.
Pasalnya, terdapat dua nama pemain yang menjadi pembawa apes bagi timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.
Pertama adalah Rezaldi Hehanusa, pemain yang beroperasi sebagai bek kiri. Di Asian Games lalu tak terhitung berapa kali Rezaldi membuat kesalahan saat melepaskan umpan. Belum lagi ia sering gagal menutup pergerakan lawan di areanya.
Hal tersebut diperparah lagi dengan sering memaksakan tendangan tak terarah yang berujung kehilangan momentum serangan bagi Indonesia.
Tak heran pelatih Luis Milla sampai mencadangkannya di laga pamungkas Indonesia kontra Uni Emirat Arab. Milla tampaknya sudah gerah dengan performa buruk Rezaldi.
Kedua ialah penjaga gawang Andritany Ardhiyasa. Kesialan yang dibawanya sudah jelas paling fatal. Bagaimana bisa sekaliber kiper utama tim nasional Indonesia tak bisa menepis satu pun tendangan penalti dari tujuh eksekusi yang dihadapi.
Seperti diketahui, di laga fase 16 besar Asian Games Garuda Muda harus takluk dari UEA melalui drama adu penalti. Di babak tos-tosan penjaga gawang Persija Jakarta tersebut gagal menghalau sebiji pun sepakan penalti lawan.
Di waktu normal juga dua gol yang bersarang ke gawang Andritany berasal dari titik putih pula.
Sudah jelas jika kedua pemain tersebut tetap dipanggil hingga Piala AFF 2018 dan dimainkan sebagai pilar inti, mimpi Indonesia untuk mengangkat trofi AFF untuk pertama kalinya bisa pupus.
Sumber
Hancur Sudah Harapan Indonesia, 2 Pemain Pembawa Apes Ini Malah Dipanggil Timnas
4/
5
Oleh
flashviral


